Menyapih Babyku Tasya
Ini pertama kalinya aku menyapih si kecil tasya. Mungkin hal yang mudah tapi sebenarnya beraat sekali. Bukan tanpa alasan aku menyapih si kecil tasya yang saat ini baru berusia 8 bulan. Diagnosa dokter mengharuskan aku untuk menyapih si kecil, bila menginginkan BB si kecil bertambah. Tasya harus benar benar lepas dari empeng kecilnya.
Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi bunda yang lain, bahwa empeng tidak baik bagi perkembangan si kecil. Baby akan malas untuk minum susu dan menguyah makan, karena dia merasa di nina bobokan dengan empeng. Akibatnya BB baby akan sulit naik.
Malam malam pertama berat sekali, tersiksa harus melihat si kecil setiap jam harus terbangun dan menangis karena belum terbiasa lepas dari empeng. Aku hanya bisa mendendangkan lagu pengantar tidur, mengenalkan anggota badannya atau bercerita sampai tasya lelah dan terlelap tidur di gendongan-ku.
Alhamdulillah dengan semangat dan tekad seorang mama ...3 hari kemudian si tasya mulai perlahan lahan bisa melupakan empeng kecilnya.
Ini baru tahap awal menuju kemandirian, masih ada saat saat "menyedihkan " lainnya yang harus kulewati demi tasya.
Saat harus melepasnya pergi ke sekolah ....saat melihatnya menikah...dan etc
Hanya ada satu harapan di hati..semoga engkau menjadi anak yang shalikhah...
Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi bunda yang lain, bahwa empeng tidak baik bagi perkembangan si kecil. Baby akan malas untuk minum susu dan menguyah makan, karena dia merasa di nina bobokan dengan empeng. Akibatnya BB baby akan sulit naik.
Malam malam pertama berat sekali, tersiksa harus melihat si kecil setiap jam harus terbangun dan menangis karena belum terbiasa lepas dari empeng. Aku hanya bisa mendendangkan lagu pengantar tidur, mengenalkan anggota badannya atau bercerita sampai tasya lelah dan terlelap tidur di gendongan-ku.
Alhamdulillah dengan semangat dan tekad seorang mama ...3 hari kemudian si tasya mulai perlahan lahan bisa melupakan empeng kecilnya.
Ini baru tahap awal menuju kemandirian, masih ada saat saat "menyedihkan " lainnya yang harus kulewati demi tasya.
Saat harus melepasnya pergi ke sekolah ....saat melihatnya menikah...dan etc
Hanya ada satu harapan di hati..semoga engkau menjadi anak yang shalikhah...

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda